Foto: Cantrik Pustaka

Forum Studi Kebudayaan ITB bekerja sama dengan UPT Pusat Bahasa ITB kembali menggelar Diskusi dan Peluncuran Buku Teori Budaya Kontemporer karya Yasraf Amir Piliang dan Jejen Jaelani.

Acara ini berlangsung pada Selasa, 13 Februari 2018 yang lalu di Resource Center Resource Center UPT Pusat Bahasa ITB, Lantai 4 Gedung CADL, Institut Teknologi Bandung.

Panitia mengundang pembicara dari kalangan budayawan, yaitu Hawe Setiawan. Kolumnis dan perupa ini juga menjadi staf pengajar di ITB. Hawe Setiawan ditemani kritikus sastra Acep Iwan Saidi, penyair yang memiliki buku terkenal berjudul Matinya Dunia Sastra (akan terbit edisi baru) dan Narasi Simbolik Seni Rupa Kontemporer Indonesia (akan terbit edisi revisi).

Yasraf Amir Piliang tidak bisa duduk bersama di forum diskusi tersebut. Panitia mendapat kabar bahwa keberadaannya di Beijing terkendala oleh diperpanjangnya kontrak penelitiannya hingga 15 Februari 2018.

Diskusi dan Peluncuran buku Teori Budaya Kontemporer yang didukung oleh Cantrik Pustaka dan Jurnal Sosioteknologi ini menyediakan kursi untuk 30 peserta dengan pertimbangan macetnya daerah kota Bandung pada sore hari. Lima belas menit sebelum acara, data presensi menunjukkan 40 peserta sudah menduduki ruangan. Hingga acara ini selesai peserta mencapai 60 orang dari kalangan dosen, mahasiswa, dan praktisi.