Membaca Fiksi secara Dekolonial: Pengantar Analisis Sastra dalam Konteks Global Selatan adalah undangan intelektual sekaligus pedagogis untuk membongkar cara kita membaca, mengajar, dan memahami sastra. Ditulis oleh Dewi Candraningrum dan Manneke Budiman, buku ini menempatkan fiksi bukan sebagai teks yang netral, melainkan sebagai ruang perjuangan makna—tempat kuasa, sejarah, tubuh, dan ingatan saling berkelindan. Berangkat dari konteks Indonesia dan Global Selatan, buku ajar ini menawarkan pendekatan dekolonial sebagai strategi membaca yang kritis terhadap warisan kolonial, patriarki, dan nasionalisme homogen. Melalui pembacaan atas karya-karya fiksi Indonesia kontemporer, pembaca diajak menelusuri bagaimana perempuan, masyarakat adat, dan kelompok terpinggirkan merebut kembali suara mereka dari narasi dominan. Sastra dipahami sebagai praktik epistemic resistance—perlawanan pengetahuan—yang menantang hierarki global dan membuka kemungkinan dunia yang lebih adil. Buku ini memadukan teori dekolonial, feminisme interseksional, dan pedagogi kritis dalam modul-modul yang aplikatif dan reflektif. Setiap bab dilengkapi pertanyaan diskusi, proyek kelas, serta strategi pembelajaran berbasis keadilan epistemik. Dengan demikian, ia relevan bagi mahasiswa, dosen, guru, dan siapa pun yang ingin merancang kurikulum sastra yang transformatif. Lebih dari sekadar panduan analisis, buku ini adalah manifesto pedagogis: membaca fiksi berarti membaca dunia—dan melalui pembacaan yang sadar posisi, kita belajar menulis ulang dunia dengan imajinasi yang merdeka, etis, dan berpihak pada yang terpinggirkan.
Lihat keranjang “Identitas: Perspektif Sosiologis” telah ditambahkan ke keranjang Anda.
Membaca Fiksi secara Dekolonial: Pengantar Analisis Sastra dalam Konteks Global Selatan
Rp90,000
Penulis: Dewi Candraningrum & Manneke Budiman
Tebal: 152 halaman
Ukuran: 15,5 x 23 cm
ISBN: 978-623-139-107-0
Cetakan 1, Maret 2026
Kategori: Buku Terbaru, Cantrik, Pendidikan, Referensi, Sastra
Produk Terkait
-8%
Close
Identitas: Perspektif Sosiologis
Penulis: Steph Lawler
Penerjemah: Medhy Aginta Hidayat
Ukuran: 14 x 20 cm
Tebal: 312 halaman
Cetakan: Pertama, September 2021
ISBN: 978-623-6063-22-4
Hot
Close
Intertekstualitas
Rp95,000
Pengarang: Suminto A. Sayuti
Tahun Terbit: 2023
Tebal: 210 hlm/ 14 x 20 cm
ISBN: 978-623-139-026-4
Kuasa dan Kekerasan Seksual di Pondok Pesantren
Rp85,000
Editor: Ema Rahmawati & Dewi Candraningrum
Tebal: 160 halaman
Ukuran: 14 x 20 cm
ISBN: 978-623-139-105-6
Cetakan 1, Februari 2026
Kehilangan-kehilangan yang Baik (New Edition)
Penulis: Susyillona
ISBN: 978-602-0708-35-5
Tebal: 148 halaman
Ukuran: 13 x 19 cm
Cetakan Kedua, September 2021
Verse and Voice: Reimagining Poetry Pedagogy in ELT Classrooms
Rp90,000
Penulis: Dewi Candraningrum, M Thoyibi, Nur Hidayat, Titis Setyabudi, Abdillah Nugroho, Fitriya Dessi Wulandari
Tebal: 177 halaman
Ukuran: 15,5 x 23 cm
ISBN: 978-623-139-110-0
First Edition, February 2026
Tak Lagi Hilang Dalam Data: Inisiatif Inklusi Perempuan Disabilitas di Kawasan Merapi
Rp130,000
Penulis: Kania Bening Rahmayna
Tebal: xx+276 halaman
Ukuran: 15,5 x 23 cm
ISBN: 978-623-139-103-2
Cetakan ke-1, April 2026
Sosiologi Garam: Deindustrialisasi, Perlawanan, dan Nasib Petani di Madura
Rp110,000
Penulis: Iskandar Dzulkarnain
Ukuran: 14 x 20 cm
Tebal: 264 halaman
ISBN: 978-623-6063-87-3
Cetakan 1, Maret 2023
-10%
Close
Nanam, Ngaji, Ngelmu: Pesantren dan Politik Ekologi Pascakolonial
Penulis: Mardian Sulistyati & Dewi Candraningrum
Tebal: 168 halaman
Ukuran: 14 x 20 cm
ISBN: 978-623-139-097-4
Cetakan 1, Agustus 2025

